Category Archives: web server

Review Hasil Penggunaan VPS Ubuntu 20.04 LTS.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pada kali ini saya akan membagikan hasil review ringan saya tentang Penggunaan Ubuntu VPS 20.04 LTS. Sebelumnya telah rilis versi Ubuntu yang terbaru yakni Ubuntu 20.04 dengan dukungan penuh yaitu Long Term Support (LTS).

Disini saya tidak berbicara terkait fitur-fitur baru dan dukungan apa saja yang disediakan oleh Ubuntu 20.04 LTS ini. Namun pada kali ini saya hanya ingin membahas ringan pada sisi server Ubuntu 20.04 LTS tentang membuat website menggunakan cara tradisional, migrasi website, dll. Adapun review kali ini hanya singkat saja yang biasa dilakukan banyak orang untuk membuat website melalui VPS menggunakan Command Line Interface (CLI).

Berikut hal-hal yang sudah saya cicipi menggunakan VPS Ubuntu 20.04 LTS dan akan saya ulas pada kesempatan kali ini.

  1. Install web server, database server, PHP dan membuat website WordPress (Traditional Application)
  2. Migrasi Website dari server VPS lain
  3. Deploy website WordPress menggunakan docker dengan Persistent Volume (Docker Containerized Application)
  4. Deploy website WordPress dengan Persistent Volume menggunakan Kubernetes (minikube)
  5. Backup data server VPS dengan Acronis
Continue reading

Konfigurasi HAProxy sebagai LoadBalancer untuk Nginx pada CentOS 7 Server

Assalamualaikum Wr. Wb.

HAProxy atau yang biasa disebut High Availability Proxy adalah TCP opensource dan HTTP load balancer serta software untuk server proxy. HAProxy diciptakan oleh Willy dengan menggunakan bahasa C, HAProxy juga mendukung SSL, kompresi, keep-alive, kustom format log dan header rewriting. Selain itu HAProxy memiliki konsumsi resource memori dan CPU yang kecil.
Banyak web yang juga mengimplementasikan konsep HAProxy seperti Github, StackOverflow, Reddit, Tumblr, Twiiter dan lain sebagainya.

Pada tutorial kali ini saya akan membagikan tentang bagaimana cara menggunakan HAProxy sebagai load balancer dari suatu web server dan web server yang kita gunakan saat ini adalah nginx. Kita membutuhkan tiga server, dimana satu server sebagai load balancer dan kedua server menggunakan web server (nginx).

Continue reading